Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ibu ini tega menyeret anaknya sambil mengendarai motor di jalan, Kondisi Anak Parah Bikin Merinding


Sebuah video dan beberapa foto anak korban kekerasan oleh orang tuanya sendiri viral di lini masa media sosial. Dalam cuplikan video, seorang wanita terlihat dengan sengaja menyeret seorang anak hingga luka-luka, wanita dalam video tersebut diduga merupakan ibu dari anak yang menjadi korban tersebut.

Aksi nekat dan mengerikan dilakuakn seorang ibu di Balong, Paseban, Bayat, Klaten, Jawa Tengah.

Ibu ini tega menyeret anaknya sambil mengendarai motor di jalan, Kamis 

 kekerasan pada anak tersebut diunggah oleh pengguna Facebook Yuni Rusmini, Jumat (9/2). "Di duga depresi seorang ibu tega menyeret anak perempuan nya berumur 5 tahun dengan menggunakan sepeda motor. Terpantau CCTV," tulis Yuni dalam status di dinding Facebooknya.

Tampak seorang ibu yang naik motor matic hitam sementara anaknya dibiarkan terseret di jalan.

Anak perempuan yang jadi korban ini masih berusia 5 tahun.

Akibat kejadian ini anak perempuan yang berusia 5 tahun ini menderita luka dibagian lututnya.

Kejadian yang terjadi setelahnya bahkan lebih parah.

Berikut ini penjelasan Yuni Rusmini mengenai keterangan kasus ibu menyeret anaknya di Klaten:

"Di duga depresi seorang ibu tega menyeret Anak perempuan nya berumur 5 tahun dengan menggunakan sepeda motor.

Peristiwa yang bikin sesak dada orang yang melihat terjadi Kamis (8/2) sekitar pukul 17.30 WIB. Lokasinya di Balong, Paseban, Bayat, Klaten. Dalam lanjutan satusnya, Yuni menambahkan informasi jika wanita yang terekam melakukan kekerasan pada anak yang terekam CCTV tersebut kabur dan menabrak orang yang sedang karambol di Desa Melikan, Wedi, Klaten.

Polsek Bayat Klaten membuat posting terbaru beberapa jam yang lalu. Isinya terkait dengan tindak kekerasan kepada seorang anak sama persis dengan foto yang viral di media sosial.

Post a Comment for "Ibu ini tega menyeret anaknya sambil mengendarai motor di jalan, Kondisi Anak Parah Bikin Merinding"